eternal logo red full

Eternal merepresentasikan perjalanan manusia yang terus berputar antara kehancuran dan kebangkitan, antara kegelapan dan cahaya. Melalui musik, Eternal ingin menciptakan karya yang abadi dan relevan di setiap fase kehidupan audiens. Mengusung musik modern dengan kontras emosi dan dinamika ekstrem, setiap lagu adalah perjalanan psikologis, bukan sekadar agresi.

eternal logo red

Bandung - Indonesia

Modern Metal

Since 2024

ABOUT ETERNAL

ETERNAL adalah project band asal Bandung yang terbentuk pada tanggal 17 November 2024. Band ini diinisiasi oleh Eric dan Bugs yang kemudian mulai merekrut personil lainnya untuk bergabung dengan project band ini, sehingga lengkaplah sudah formasi Eternal sebagai berikut:

Picture of Bugs - Vocal

Bugs - Vocal

Bagas atau yang biasa disapa Bugs adalah lead vocal dari Eternal, sebagai frontman dia aktif untuk membuat lirik dan memberi gambaran musik yang akan diproduksi oleh Eternal, selain di Eternal dia masih aktif sebagai founder dari band DWF / Dead With Falera.

Picture of Elgouzt – Rapper

Elgouzt – Rapper

Elgouzt merupakan seorang rapper yang tergabung dalam duo “Rhymeink”, dia juga merupakan salah satu yang menggagas projek Eternal ini bersama Bugs pada awal tahun 2025 lalu.

Picture of Eldi - Guitar

Eldi - Guitar

Eldi adalah sosok yang menjadi motor di Eternal, bersama Bugs dia yang membuat guide lagu untuk Eternal, tidak hanya aktif di Eternal, sama dengan Bugs, Eldi masih tergabung dengan band DWF (dulu Dead With Falera).

Picture of Dery Keyz - Bass

Dery Keyz - Bass

Dery merupakan bassist dari Eternal, selain disibukan dengan agenda band, sehari-hari Dery merupakan seorang Director, banyak music video, film serta film pendek yang telah dia produksi sejauh ini, semua konten visual Eternal adalah hasil dari seorang Dery Keyz.

Picture of Edwin - Drum

Edwin - Drum

Edwin merupakan member terakhir yang bergabung dengan Eternal, bersama Eldi dia adalah member yang bertugas melakukan editing, mixing, dan mastering lagu-lagu dari Eternal.

BEHIND
THE NAME

Nama Eternal dipilih karena melambangkan sesuatu yang tidak pernah mati, semangat, luka, harapan, dan perjuangan yang terus hidup di dalam diri manusia. Bagi Eternal, musik bukan sekadar suara, tapi jejak yang ditinggalkan di hati pendengarnya.

Kata Eternal mewakili perjalanan manusia yang terus berputar antara kehancuran dan kebangkitan, antara kegelapan dan cahaya. Lewat musik, Eternal ingin menciptakan karya yang abadi, lagu-lagu yang tetap relevan di setiap fase hidup audience.

Eternal menjadikan musik sebagai medium untuk menyuarakan pergulatan batin yang sering tidak terlihat: tekanan hidup, rasa kehilangan, kemarahan, dan proses bertahan di tengah keraguan. Musik kami dibangun dari energi yang intens, emosi yang jujur, dan kontras antara agresi dan melodi.

MUSICAL DIRECTORY & IDENTITY

KARAKTER MUSIK

Musik Eternal dibangun dari fondasi riff berat dan ritme intens, dipadukan dengan struktur lagu yang dinamis dan progresif. Eternal tidak terpaku pada satu warna emosi; setiap komposisi bergerak dari ketegangan, kemarahan, hingga momen reflektif yang emosional. Pendekatan ini menciptakan pengalaman mendengarkan yang sinematik dan berlapis.

NUANSA & ATMOSFER

Nuansa lagu Eternal cenderung emosional, agresif, dan cinematic. Atmosfer gelap dan penuh tekanan menjadi medium untuk menyampaikan konflik batin, sementara bagian melodik berfungsi sebagai pelepasan emosi. Perubahan tempo dan intensitas digunakan secara sadar untuk membangun ketegangan serta klimaks yang terasa dramatis, terutama saat dibawakan secara live.

DISCOGRAPHY

TRILOGY SINGLE

Merilis single pertama berjudul “End Game” pada awal bulan Februari 2025.

Single ke dua yang merupakan sekuel dari End Game yaitu “Never Break Down” rilis pada April 2025.

Single ke-3, prekuel dari End Game berjudul “Before I Fall” rilis pada bulan Oktober 2025.

HUMANVERSE

“Every song is a verse. Every verse is us.”

Eternal siap melangkah ke bab baru. Setelah menutup trilogi End Game, kita akan menghadirkan sebuah album penuh yang merefleksikan perjalanan manusia dalam bait-bait kehidupan.

Tema yang diangkat pada album pertama Eternal ini adalah hal-hal yang relate dengan kehidupan sehari-hari manusia, seperti keresahan, luka, cinta, kehilangan, hingga harapan. Visi dari “HUMANVERSE” adalah untuk menciptakan album yang relatable bagi generasi kita (Gen Z & Millennial), tanpa meninggalkan energi keras dan emosional khas Eternal.

Single pertama yang menjadi pembuka album Humanverse ini berjudul “Satu” yang rilis pada Januari 2026.

RECENT NEWS

NO ARTICLE FOUND

EVENT

NO EVENT FOUND

Presented by Polarity Records © 2026 | All Right Reserved