Yogyakarta, 07 Maret April 2026 – Unit emo/alternative rock “Liburan Dirumah” asal Yogyakarta, resmi merilis debut EP perdana bertajuk “Inward” pada tanggal 06 Maret 2026 dibawah label “Eclipse Time Records”, berisikan 6 track.
“Liburan Dirumah” terbentuk sejak tahun 2017, konsisten dengan personil Hanindra Yusrizal (Vokal/Gitar), Fikri Ikhsanuddin (Guitar), Wisnu Murti (Lead Guitar/Vokal), Arphadya Shandy (Bass), Ardaega (Drum), dan Todi Dewantoro (Synth/Keyboards). Tumbuh dewasa dan dibesarkan oleh musik-musik emo, Liburan Dirumah sepakat membentuk unit dengan berbagai macam referensi dari sub-emo itu sendiri, dengan lirik bertemakan kehilangan dan pencapaian, jatuh dan bangkit, serta proses mengenali perasaan dan kesadaran diri.
“Inward” adalah perjalanan tentang seseorang yang perlahan kehilangan dirinya sendiri, bukan dalam satu ledakan besar, tetapi dalam retakan-retakan kecil yang dibiarkan tumbuh. Ia berawal dari cinta yang tak lagi seimbang, dari luka yang digaruk kembali oleh kenangan, dari langkah yang tersesat di jalan yang berliku dan tak pernah benar-benar terang. Amarah berubah menjadi lelah, lelah berubah menjadi beku, dan di tengah kebekuan itu ia mulai mempertanyakan hidupnya sendiri, mengapa terus berlari, mengapa terus menunggu, mengapa tetap bertahan pada sesuatu yang sudah pergi.
Namun di dasar kehancuran itu, ketika hati hampir tak mampu lagi menampung apa pun, ia belajar melepaskan. Bukan melepaskan orangnya saja, tetapi juga kebutuhan untuk memahami semuanya. Ia menyadari bahwa penyembuhan tidak selalu berbunyi keras; kadang ia datang seperti hujan yang mengalir pelan, membersihkan tanpa disadari. Album ini adalah perjalanan dari patah menuju penerimaan, tentang kehilangan diri, lalu perlahan menemukan kembali denyutnya, dan akhirnya belajar bersyukur atas hidup yang kecil, rapuh, namun tetap indah.
“Enam lagu dalam album ini lahir dari perasaan kehilangan yang begitu kuat. ketika banyak hal dalam hidup saya berubah hampir bersamaan. Asmara, rumah, dan peran yang perlahan tidak lagi terasa sama seperti sebelumnya. Di saat banyak orang mulai menemukan arah hidupnya, saya justru merasa tertinggal dan dipenuhi banyak pertanyaan. Sunyi, rapuh, dan berat. Hingga pada akhirnya, di bagian akhir, saya mulai mencoba memahami apa yang sebenarnya saya rasakan dan belajar menerima semuanya, apa adanya” Ujar Hanindra Yusrizal (Ical) / Vokalis.
Written by Fikri Ikhsanuddin, Hanindra Yusrizal, Wisnu Murti, Todi Dewantoro
Recorded by Hanindra Yusrizal
Mixed & Mastered by Hanindra Yusrizal
Cover by Alex Deberil




