Throne VX resmi hadir sebagai kekuatan baru dalam skena alternative rock Indonesia. Dibentuk oleh gitaris dan produser Grady Legacy, proyek musik ini lahir dari keinginan untuk menciptakan karya yang menggabungkan energi rock modern, kedalaman emosi, serta eksplorasi musikal yang berani dan autentik.
Sejak awal, Throne VX dibangun bukan sekadar sebagai sebuah band, melainkan sebagai wadah kreatif yang mengedepankan kualitas musikal, identitas artistik yang kuat, dan kebebasan berekspresi. Dengan fondasi alternative rock yang diperkaya berbagai elemen musik modern, Throne VX menghadirkan warna suara yang agresif namun tetap melodis, emosional namun tetap relevan dengan perkembangan musik masa kini.
Dalam mewujudkan visinya, Grady Legacy menggandeng rekannya, Arezka Putra, untuk mengisi posisi gitaris kedua. Kolaborasi keduanya menjadi elemen penting dalam membentuk karakter khas Throne VX melalui permainan dua gitar yang saling melengkapi, menghasilkan lapisan harmonisasi, tekstur, dan dinamika yang menjadi identitas utama band ini.
Nama Throne VX merepresentasikan simbol keteguhan, ambisi, dan perjalanan tanpa henti untuk terus berkembang. Filosofi tersebut tercermin dalam setiap proses kreatif yang dijalani band ini, mulai dari penulisan lagu, produksi musik, hingga pembangunan identitas visual yang menyatu dengan pesan yang ingin disampaikan kepada para pendengar.
Secara musikal, Throne VX mengeksplorasi berbagai nuansa yang lahir dari akar alternative rock, menghadirkan perpaduan antara riff gitar yang kuat, melodi yang membekas, atmosfer yang luas, dan lirik yang mengangkat tema tentang harapan, cinta, kehilangan, serta perjuangan menghadapi berbagai fase kehidupan.
Pada 30 Mei 2026, Throne VX berhasil meluncurkan single pertama bertajuk “Fractal Cinta” yang bisa dinikmati di platform Digital Music. Dalam proses penggarapan lagu “Fractal Cinta”, Grady dan Arezka melibatkan Dinoz sebagai pengisi vokal. Tak lama setelah rilis, pada 6 Juni 2026, Throne VX merilis official video clip “Fractal Cinta” di Official YouTube Throne VX berkolaborasi dengan Moondini Studios. Dalam proses penggarapan video, Grady dan Arezka kembali mengajak Dinoz dan kali ini mengajak Erry Tues Bowl sebagai aktor dibalik drum set. Selain itu, Grady dan Arezka melibatkan Rambo Permana (founder Rambpage Studio) sebagai Director pada video clip ini.
Sesudah “Fractal Cinta” rilis, Arezka membuat statement yang mengejutkan Grady, yaitu mencari kandidat vokalis wanita. Tujuannya agar menjadi warna baru untuk musik Throne VX. Arezka menginisiasi untuk mencari kandidat vokalis wanita di sosial media (Threads) dan tak selang waktu lama muncul R. Wiryawan (drummer dari TIKAM Band) yang merupakan kawan lama Arezka, yang juga ikut membalas utas threads Arezka dengan merekomendasikan Istrinya untuk menjadi kandidat vokalis Throne VX. Sosok wanita itu bernama Zaldy Damayanti yang pernah berkolaborasi dengan Arezka dalam sebuah project cover di Instagram. Ia juga tergabung dalam band “Dreadfall” sebagai vokalis. Tanpa basa-basi, Arezka mengkandidatkan Zaldy untuk menjadi vokalis Throne VX ke Grady. Alasan utama Arezka adalah ia sudah tahu karakter vokal Zaldy dan ia yakin karakternya akan padu dengan musik Throne VX. Arezka langsung mengajak Zaldy untuk membantu take vokal single ke-2 Throne VX di Rambpage Studio pada bulan Juni 2026 sebagai awal pertemuan dengan Grady.
Tak berhenti sampai disitu, Arezka secara tiba-tiba juga mengajak R. Wiryawan untuk menjadi bagian dari Throne VX, sebagai Drummer. R. Wiryawan menyetujui ajakan Arezka sekaligus ia juga ingin berkarya bersama sang Istri.
Saat ini, Throne VX tengah mempersiapkan sejumlah materi rilisan yang akan menjadi langkah awal perjalanan mereka di industri musik. Dengan komitmen terhadap kualitas dan identitas artistik yang kuat, band ini siap memperkenalkan karya-karya yang mencerminkan visi mereka sebagai representasi alternative rock generasi baru.
Melalui rilisan-rilisan mendatang, Throne VX berharap dapat menjangkau pendengar yang lebih luas, membangun komunitas yang tumbuh bersama musik mereka, serta menjadi salah satu nama yang memberikan warna baru dalam perkembangan musik rock modern Indonesia.




