LAKUNA RILIS SINGLE BARU HATI DAN LOGIKA TENTANG MASALAH DUNIAWI YANG DIRESAPI DAN TUHAN YANG DICOBA DIPAHAMI DENGAN LOGIKA

MALANG, 15 MEI 2026 – Ada masanya ketika manusia tidak lagi merasa lelah terhadap masalah yang tak kunjung selesai. Bukan karena ia telah terbiasa, melainkan karena sebagian dari dirinya perlahan mulai kehilangan makna untuk bertahan. Hari-hari tetap berjalan, namun banyak langkah diambil tanpa arah yang benar-benar dipahami. Dalam ruang hampa itu, beberapa manusia hidup hanya sebagai tubuh yang terus bergerak.

Melalui “Hati dan Logika”, Yoko Pratama (vokal), Fajar Bagus Anoraga (gitar lead), Kelfin Jaya (keys), Tian Fathur “Echi” (gitar rythm), Aziz Ali (bass), dan Eduward Bate (drum) mencoba menelusuri ruang batin manusia yang terjebak di antara rasa dan pikirannya sendiri. Sebuah keadaan ketika manusia begitu dalam menghayati persoalan duniawi melalui hati, seperti terus merasa sakit tak berkesudahan, dan di saat yang sama juga mencoba memahami pola semesta dengan pertanyaan-pertanyaan spiritual melalui logika. Dari titik itulah kegelisahan lagu ini lahir.

“Untuk latar belakang tema “Hati dan Logika”, sebenarnya single ini berdasarkan kisah nyata personil kami, yaitu drummer kami,” ujar Bagus

Secara lirik, “Hati dan Logika” menggambarkan pergulatan batin antara perasaan dan logika yang perlahan membuat seseorang kehilangan dirinya sendiri di tengah pikirannya. Namun, lirik “aku kalah” dalam lagu ini bukan dimaknai sebagai akhir, melainkan bentuk penerimaan bahwa tidak semua hal harus dimenangkan agar seseorang bisa kembali melanjutkan hidupnya.

“‘Hati dan Logika’ terinspirasi dari pengalaman pribadi aku saat menghadapi pergulatan antara perasaan dan logika hingga kehilangan arah. Tapi lewat lagu ini, aku ingin menyampaikan bahwa ‘aku kalah’ adalah bentuk penerimaan untuk bisa melanjutkan hidup,” ujar Eduward.

Secara musikal, “Hati dan Logika” dibangun lewat petikan gitar dan lapisan piano yang intim untuk menghadirkan nuansa reflektif, dingin, dan sunyi, seolah membawa pendengar masuk ke ruang batin seseorang yang tengah berbicara dengan dirinya sendiri. Dari sisi lirik, lagu ini menggambarkan pergulatan antara hati dan logika melalui sudut pandang personal, sementara vokal latar mempertegas emosi kalah, ragu, dan penerimaan yang tumbuh perlahan di dalamnya. Lagu ini juga menjadi awal eksplorasi emosional Lakuna menuju album perdana mereka, “Epiprolog”, yang akan merangkum perjalanan manusia saat menghadapi kehampaan, kehilangan arah, hingga proses berdamai dengan dirinya sendiri.

Lagu ini ditulis oleh Yoko Pratama dengan komposisi musik yang dikerjakan oleh Tian dan diproduseri oleh Kelfin Jaya. Pada proses penggarapannya, Yoko Pratama turut mengisi vokal utama, Tian Fathur pada gitar akustik rhythm dan Fajar Bagus mengisi lead guitar. Sisi visual rilisan dipercayakan kepada Dimas (@midjourneyy_) untuk fotografi dan Rachma Yulia (@gracefullia_) untuk pengerjaan artwork. Seluruh proses rekaman dilakukan di Kamaya Studio, sebelum akhirnya melalui tahap mixing dan mastering oleh Gigih Praseta di AA Studio. Lakuna juga berkonsultasi dengan Aril dari Mati di Saturnus. Produksi “Hati dan Logika” berlangsung selama bulan Oktober 2025 hingga November 2025

“Proses pengerjaan rilisan ini berlangsung dari Oktober hingga November 2025. Sejauh ini tidak ada kendala berarti dan semuanya berjalan cukup lancar. Untuk penggarapan gitar akustik, kami juga banyak terbantu lewat beberapa masukan dari Aril Mati di Saturnus,” ujar Bagus

Setelah merilis single terbaru mereka, band ini juga telah menyiapkan sejumlah agenda lanjutan dalam waktu dekat. Mereka juga akan merilis video lirik dan album penuh pada Juli mendatang, yang sebelumnya akan diawali dengan perilisan live session pada akhir Juni. Tidak berhenti sampai di situ, setelah album resmi dirilis, mereka juga berencana melanjutkan perjalanan rilisan tersebut melalui rangkaian tur.

 

“Setelah rilis single akan ada video lirik. Setelah itu kita bakal rilis album di bulan juli, dan live session di akhir juni, setelah album kita bakal tour,” pungkas Yoko

“Hati dan Logika” akan segera tersedia di seluruh digital streaming platform sejak 15 Mei 2026. Single ini akan menjadi langkah awal Lakuna menuju album perdana mereka, “Epiprolog”, yang dijadwalkan rilis pada Juli mendatang.

dailyrecords
dailyrecords

Musisi paruh waktu yang mengelola Polarity Records sebagai Agregator, sedang belajar menjadi seorang Penulis, Produser Musik dan Event.