Monday Better Friday; Problematika yang Teromantisasi di Jogjakarta 2023

Kota merupakan tempat tinggal dari beberapa ribu atau lebih penduduk, maka dari ribuan kota di planet ini, kenapa harus Jogjakarta?

Romantisme dan tragedi yang menarik pada sebuah kota pasti selalu tercatat dalam sejarah, begitu juga kisah dibalik Jogjakarta, 2023 yang coba dicatatkan oleh Monday Better Friday unit Pop Punk Alternative yang terbentuk sejak 2018 yang berisikan trio Ajis Warholl (Vocal & Rhytm), Oki Trio Cahyadi (Lead Guitar) dan Enriko Reksi Indraswara (Drums). Melalui single terbarunya yang berjudul ‘Jogjakarta, 2023’ Monday Better Friday mencoba menceritakan percintaan remaja yang akhirnya terbentur klise-nya dinamika dan prolematika dalam sebuah hubungan.

Dibuka dengan sentuhan fade-in drive guitar dengan strumming khas pop punk, single ‘Jogjakarta, 2023’ ini memiliki cukup banyak pembeda dari beberapa lagu sebelumnya dari Monday Better Friday baik dari tempo, dinamika, narasi, dan pemilihan diksi pada lirik.

Silahkan didengar dan dibagikan, karena saat ini single Jogjakarta, 2023 milik Monday Better Friday telah terpublikasikan melalui beberapa kanal musik digital oleh Polarity Records.

Noviarie Pratamarsyah
Noviarie Pratamarsyah

Penulis, Musisi, dan Jurnalis kelahiran Palembang, Indonesia. Saat ini aktif bermusik dengan projek soloisnya bernama SEMBILU, selain itu pernah aktif sebagai Announcer, Host, dan Jurnalis, serta terlibat sebagai kurator di tim komite kerja relawan proyek album kompilasi BERSAMA BERSUARA Vol 1 sebagai bentuk penolakan terhadap RUU Permusikan di tahun 2019, sebelum pada akhir memilih untuk berkeliling Indonesia melakukan tur musik mandiri sembari mencatat aktifitas musik di kultur adat, komunitas seni, dan sel kolektif di Indonesia.