JOGGAN KEMBALI DENGAN SINGLE “ASSMBOH” SETELAH EMPAT TAHUN

Yogyakarta, 9 Januari 2026 — Setelah cukup lama tidak terdengar kabarnya, band funk asal Yogyakarta, Joggan, akhirnya merilis single terbaru berjudul “Assmboh”. Lagu dengan lirik berbahasa Jawa ini jadi tanda kembalinya Joggan setelah empat tahun sejak rilisan terakhir mereka di 2021.

Selama jeda itu, Joggan sebenarnya tidak benar-benar menghilang. Mereka tetap bikin musik, tetap kumpul di studio, tetap bereksperimen dengan banyak ide. Hanya saja, mereka merasa belum menemukan momen yang pas untuk membagikannya ke publik. “Assmboh” jadi titik balik itu—sebuah cara Joggan untuk berkata, “Oke, sekarang waktunya keluar lagi dengan energi yang lebih segar.”

Lagu ini bercerita tentang situasi yang mungkin akrab buat banyak orang: diminta melakukan sesuatu oleh orang terdekat—entah orang tua, pasangan, atau sahabat—tapi setelah dijalani dan berhasil, justru tidak dianggap. Malah dinilai salah dan diminta melakukan hal lain yang berbeda. Rasanya plin-plan, bikin bingung, dan ujung-ujungnya menyebalkan, bikin dongkol. Dari situlah Joggan mengambil inspirasi, lalu membungkusnya dengan nada jenaka supaya pendengar bisa merasa dekat sekaligus terhibur.

Pemilihan bahasa Jawa dalam lirik bukan tanpa alasan. Buat Joggan, ada rasa yang lebih jujur ketika cerita disampaikan dengan bahasa sehari-hari. Selain terasa lebih dekat, bahasa Jawa juga jadi bagian dari identitas mereka yang ingin tetap dibawa ke dalam musik funk.

Secara musikal, “Assmboh” juga jadi eksperimen baru. Kalau di rilisan sebelumnya Joggan lebih kental dengan nuansa funk klasik, kali ini mereka berani bermain dengan funk groove yang lebih exploratif, sentuhan hip hop klasik, heavy metal, pop, samba dan bahkan psychedelic. Hasilnya, musik Joggan terdengar lebih segar tapi tetap punya ciri khas funky dan enerjik yang bisa bikin pendengar ikut bergoyang.

Joggan sendiri digawangi oleh Aziz (vokal), Prahara (gitar), Aul (bass), dan Bayu (drum). Keempatnya sepakat kalau “Assmboh” bukan sekadar comeback, tapi juga bukti kalau Joggan masih punya banyak hal untuk dibagikan. Prosesnya pun lahir dari hal-hal sederhana—obrolan panjang, tawa di studio, sampai perdebatan kecil yang akhirnya menemukan bentuk musik yang mereka rasa paling pas.

“Musik buat kami bukan cuma hasil akhirnya,” kata Aziz. “Yang bikin berarti justru prosesnya—ketika ide sederhana bisa berubah jadi sesuatu yang bisa bikin orang lain ikut merasa.”

Lewat “Assmboh”, Joggan ingin pendengarnya merasa ditemani. Lagu ini bukan cuma tentang rasa jengkel pada tuntutan yang nggak jelas, tapi juga tentang bagaimana kita bisa menertawakan hidup, tetap waras, dan menemukan cara sendiri untuk tetap “sembuh”.

Single “Assmboh” sudah bisa dinikmati di berbagai platform musik digital, dan video musiknya akan segera dirilis di kanal resmi Joggan. Buat mereka, ini baru permulaan dari perjalanan baru yang akan datang.

Narahubung : Whatsapp – 0812 2977 7878 [Hendy] | managementjoggan@gmail.com

Media Sosial : Instagram | joggan_

dailyrecords
dailyrecords

Musisi paruh waktu yang mengelola Polarity Records sebagai Agregator, sedang belajar menjadi seorang Penulis, Produser Musik dan Event.