“UNSACRED” KEBISINGAN YANG TERUS BERPUTAR DI KEPALA

Denpasar-Bali, 20 Juni 2026. Waltzee akhirnya melepaskan ‘Unsacred’ ke seluruh platform digital hari ini, sebuah EP yang merangkum kehancuran diri dari fase apa yang terjadi. Berbeda dengan rilisan sebelumnya, EP ini adalah akumulasi dari ribuan ingatan yang hilang dan kebisingan konstan di kepala, diracik dalam distorsi Nu Metal yang mentah dan tidak berusaha untuk menyenangkan siapa pun.

Lahir di Denpasar pada 20 Januari 2026, Waltzee muncul bukan dari kemewahan studio, melainkan dari sudut kecil tanpa fasilitas yang memaksa kami meretas batasan dalam dunia rekaman. Entitas Nu Metal ini adalah manifestasi jujur dari keterasingan dan rasa sakit yang diracik melalui distorsi berat serta estetika distressed yang kelam. Kami tidak sekadar menciptakan musik, namun membangun ruang bagi mereka yang retak untuk merayakan kehancuran sebagai satu-satunya bentuk kejujuran yang tersisa.

Bagi WALTZEE, “Unsacred” dan “Bow Down” bukan sekadar lagu; keduanya adalah manifestasi fisik dari kemarahan yang kami pendam. Karya ini lahir di tengah himpitan ketimpangan sosial yang kami saksikan setiap hari, beradu dengan pergolakan personal yang terus menghantam dinding kepala kami.

Unsacred dan Bow Down adalah bentuk perlawanan terhadap tekanan luar, maka ‘Hold On’ adalah titik nadir di mana kami berhadapan dengan diri sendiri Hold On’ adalah pengingat bahwa di balik distorsi yang kasar, ada jiwa yang gemetar, mencari pegangan di tengah kebobrokan diri sendiri-sebuah upaya terakhir untuk menolak tersesat selamanya.

dailyrecords
dailyrecords

Musisi paruh waktu yang mengelola Polarity Records sebagai Agregator, sedang belajar menjadi seorang Penulis, Produser Musik dan Event.